mes.co.jp
Yokohama, 17 Juli 2025 – Innovation & Technology | TEUSWORLD.COM
Pelabuhan Yokohama kini menjadi panggung inovasi besar setelah Mitsui E&S meluncurkan demonstrasi Rubber-Tired Gantry (RTG) crane bertenaga fuel cell hidrogen di terminal kontainer Minami-Honmoku Pier, dioperasikan oleh Utoc Corporation. Proyek ini berhasil mengubah crane berbasis diesel menjadi alat pengangkat kargo fully zero-emission dengan mengganti generator konvensional menggunakan paket fuel cell hidrogen.
Menurut Mitsui E&S, retrofit ini bukan sekadar eksperimen teknologi — namun merupakan fondasi nyata menuju operasional pelabuhan bebas karbon. Crane ini saat ini mampu beroperasi hanya dengan pasokan hidrogen, tanpa emisi CO₂, sekaligus menawarkan pengurangan kebisingan dan getaran saat proses bongkar muat.
Dalam laporan media seperti WorldCargo News dan Port Strategy, disebutkan bahwa uji coba ini diluncurkan sebagai bagian dari strategi Jepang untuk dekarbonisasi terminal pelabuhan, mengikuti jejak proyek serupa yang sedang berjalan di Los Angeles dan Tokyo. Crane ini merupakan transformasi dari model near-zero-emission ke model zero-emission, yang dapat dikembangkan ketika infrastruktur hidrogen tersedia secara konsisten.
Selain aspek teknis, demonstrasi ini menunjukkan dorongan nyata Jepang terhadap teknologi Green Port, sejalan dengan target nasional untuk mencapai netral karbon di sektor logistik dan industri berat. Menurut Utoc Corporation, teknologi seperti ini diharapkan mendapatkan skalabilitas jika pasokan dan infrastruktur hidrogen semakin dipenuhi.
Peluncuran RTG bertenaga hidrogen ini menegaskan bahwa pelabuhan masa depan mengarah pada ekosistem clean port, yang memadukan kinerja operasional tinggi dan minimalisasi dampak lingkungan — menggambarkan arah inovasi yang kini digerakkan oleh kemajuan teknologi dan komitmen keberlanjutan global.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM