bisnis.com
Batam, 17 Juli 2025 – Port News | TEUSWORLD.COM
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) makin agresif memperkokoh posisi Batam sebagai pusat investasi dan logistik nasional. Sebagai instansi pemerintah yang bertugas mengelola dan mengembangkan kawasan ini, BP Batam kini fokus pada akselerasi industri hilir, peningkatan iklim investasi, serta modernisasi sistem perizinan—semua sebagai respons atas dinamika global yang kian cepat.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemi Francis, menyampaikan bahwa strategi tiga pilar telah diluncurkan. Pertama, percepatan industri hilir di Batam untuk meningkatkan nilai ekspor. Kedua, diversifikasi pasar ekspor ke negara seperti Australia, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Eropa—sebagai antisipasi atas potensi kenaikan tarif AS mencapai 32% mulai Agustus 2025. Ketiga, reformasi iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi dan pembentukan investment desk untuk mempercepat proses bisnis.
BP Batam juga merespons cepat turunnya kendala perizinan: dengan diberlakukannya PP No. 25 dan 28 Tahun 2025, kewenangan penerbitan izin dasar dan lingkungan kini berada di tangan BP Batam—menghilangkan birokrasi berlapis dan mempercepat layanan lewat sistem satu pintu. Tidak hanya itu, sebagai pusat koordinasi investasi, Batam Investment Forum 2025 digelar untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah daerah, pusat, dan pelaku usaha. Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan dua Perppu yang baru, yang mengubah struktur pengelolaan kawasan dan meningkatkan efisiensi layanan publik
BP Batam juga makin responsif terhadap isu tata kelola lahan—menuju tata administrasi yang lebih baik, akuntabel, dan tak tumpang tindih—berdasarkan masukan dari Ombudsman RI. Berkat reformasi dan sinergi regulasi, realisasi investasi Batam pada Triwulan I 2025 telah mencapai Rp 8,6 triliun. Proyeksi ekonomi pada 2025 ditargetkan tumbuh di kisaran 7,35%, melebihi rata-rata nasional.
BP Batam semakin menegaskan perannya sebagai pivot strategi geopolitik dan logistik Indonesia. Dengan dorongan penguatan industri hilir, penyederhanaan regulasi, serta penguatan tata kelola dan kualitas layanan, kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas ini siap mengokohkan daya saingnya di pentas global.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM