visitlongbeach.com
Long Beach, 17 Juli 2025 – Port News | TEUSWORLD.COM
Volume kargo di Pelabuhan Long Beach mengalami penurunan cukup signifikan pada bulan Juni, dengan throughput turun sebesar 16,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data resmi menunjukkan total 704.403 TEU diolah, terdiri dari 348.681 TEU impor (−16,9 %), 87.627 TEU ekspor (−10,9 %), dan 268.095 TEU kontainer kosong (−17,4 %).
Meski menghadapi tekanan, pelabuhan ini menunjukkan tanda-tanda resilien. Hingga pertengahan 2025, akumulasi throughput mencapai sekitar 4,75 juta TEU, naik 10,6 % dari periode yang sama tahun sebelumnya. CEO Port of Long Beach, Mario Cordero, menyatakan bahwa penurunan volume di Juni berkaitan dengan kebijakan tarif impor yang fluktuatif. Namun, karena adanya penangguhan tarif selama 90 hari, pihaknya optimis volume akan pulih pada Juli saat para pengecer mulai mengisi kembali stok mereka. Pernyataan ini juga didukung dengan pemantauan melalui sistem Supply Chain Information Highway, untuk memaksimalkan efisiensi pengelolaan kargo.
Selain itu, Presiden Komisi Pelabuhan Long Beach, Bonnie Lowenthal, menegaskan bahwa pelabuhan tetap berkomitmen memperkuat posisi sebagai gerbang utama trans-Pasifik. Ini diwujudkan melalui investasi jangka panjang dalam infrastruktur dan program keberlanjutan, seperti pengembangan stasiun pengisian daya listrik untuk truk, fasilitas shore‑power, dan sistem kereta listrik.
Penurunan volume import dan export di Pelabuhan Long Beach mencerminkan dampak langsung dari ketidakpastian tarif global dan perang dagang, terutama antara AS dan China. Namun, infrastruktur yang kini semakin matang dan optimalisasi proses operasional memberi sinyal bahwa rebound volume masih sangat mungkin terjadi, terlebih masih ada momentum setelah penangguhan tarif.
Dalam konteks Indonesia dan Asia Tenggara, perubahan ini membuka peluang untuk diversifikasi jalur ekspor impor. Perusahaan logistik yang mencari alternatif pengiriman ke AS kemungkinan akan mempertimbangkan opsi transshipment melalui pelabuhan alternatif atau jalur multimoda baru di Asia.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM