CMA CGM Ultra Large Container Vessel - shippingwatch.com
Jakarta, 20 Juli 2025 | Shipping & Logistics – TEUSWORLD.COM
Industri pelayaran global tengah menyaksikan lonjakan minat terhadap kapal kontainer ultra large container vessels (ULCVs) sebagai respons terhadap perubahan rute dan arus perdagangan akibat ketegangan geopolitik serta permintaan logistik yang terus berkembang.
Menurut laporan dari berbagai analis pasar pelayaran, kenaikan signifikan dalam pemesanan ULCVs—kapal dengan kapasitas di atas 20.000 TEUs—menunjukkan bagaimana operator besar bersiap mengantisipasi kebutuhan efisiensi rute jarak jauh dan pengalihan jalur pelayaran utama, termasuk yang terdampak konflik di Laut Merah.
Perusahaan pelayaran ternama seperti MSC, CMA CGM, dan COSCO terus menambah armada ULCVs sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi global trade rerouting. Penggunaan kapal raksasa ini tidak hanya menekan biaya per kontainer, tetapi juga mendukung pengurangan emisi melalui efisiensi bahan bakar per muatan.
Namun, lonjakan popularitas ULCVs juga menuntut kesiapan pelabuhan global. Terminal peti kemas di Asia Timur, Eropa Utara, dan Timur Tengah mulai melakukan penyesuaian seperti pendalaman dermaga, peningkatan kapasitas crane STS, serta integrasi smart port systems agar bisa melayani kapal-kapal raksasa ini secara optimal.
Seperti dilansir dari The Maritime Executive, pelabuhan yang mampu menangani ULCVs berpotensi menjadi simpul utama perdagangan global baru. Dengan rantai pasok yang terus berubah pasca-pandemi dan ketegangan regional yang belum mereda, tren ini diprediksi akan terus meningkat setidaknya hingga 2030.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM