Chinatopix
Shanghai, 24 Juli 2025 | Global Trade – TEUSWORLD.COM
Lalu lintas impor kontainer antara China dan Amerika Serikat tercatat menurun drastis, mencapai titik terendah dalam empat tahun terakhir. Penurunan ini mencerminkan ketegangan geopolitik, perlambatan permintaan konsumen di AS, serta adanya diversifikasi rantai pasok dari pihak importir Amerika.
Menurut data yang dirilis oleh Descartes Datamyne dan analis logistik internasional, volume kontainer dari China ke pelabuhan-pelabuhan AS selama kuartal kedua 2025 turun hampir 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini menjadi yang terendah sejak pertengahan 2021, bahkan lebih rendah dari masa pandemi awal 2020.
Faktor penyebab utama penurunan ini mencakup tarif perdagangan yang kembali diperketat oleh pemerintahan AS, kebijakan reshoring dan nearshoring oleh banyak perusahaan Amerika, serta meningkatnya penggunaan alternatif sumber produksi seperti Vietnam, Meksiko, dan India.
Di sisi lain, industri pelayaran mulai mengalami kelebihan kapasitas pada rute Trans-Pasifik. Beberapa operator bahkan mengurangi frekuensi kapal dari pelabuhan di China timur seperti Ningbo dan Shanghai ke Long Beach dan Los Angeles. Hal ini memperparah pelemahan tarif spot kontainer yang sudah berada di bawah tekanan dalam beberapa bulan terakhir.
“Perubahan dinamika geopolitik dan tekanan ekonomi global benar-benar menggeser pola perdagangan utama. Kami melihat titik balik besar dalam dominasi China sebagai eksportir utama ke AS,” ujar analis perdagangan global dari Alphaliner, seperti dikutip oleh The Loadstar.
Situasi ini menjadi sinyal penting bagi operator pelabuhan dan pelayaran global untuk meninjau kembali strategi jangka panjang mereka dalam menghadapi kemungkinan deglobalisasi atau realignment rantai pasok global.
Disusun oleh Redaksi teusworld.com