ajot.com
Damaskus, 14 Juli 2025 – Port News & Business | TEUSWORLD.com
UAE-based DP World resmi menandatangani kesepakatan berjangka 30 tahun senilai sekitar US $800 juta (±Rp12 triliun) dengan Otoritas Pelabuhan Darat dan Laut Suriah untuk mengembangkan Pelabuhan Tartus di garis pantai Mediterania Suriah (Reuters)
Kesepakatan ini mencakup modernisasi terminal multipurpose, pembangunan infrastruktur baru, penerapan sistem digital, serta peningkatan peralatan bongkar muat canggih . Penandatanganan di Damaskus dilakukan di hadapan Presiden Suriah Ahmed al‑Sharaa, dengan cita‑cita menjadikan Tartus sebagai pusat logistik dan Indonesia di kawasan Mediterania
Signifikansi Proyek
Menurut CEO DP World Sultan Ahmed bin Sulayem, pelabuhan Tartus menyimpan potensi besar sebagai pintu ekspor bagi produk industri Suriah. Ia menegaskan,
“Tartus akan menjadi salah satu pelabuhan terbaik di dunia”
Otoritas Pelabuhan Suriah Qutaiba Ahmed Badawi menambahkan bahwa proyek ini bukan sekadar kesepakatan teknis, melainkan fondasi untuk era baru logistik dan pertumbuhan ekonomi
Strategi & Pengaruh Ekonomi
Dalam kerangka Build‑Operate‑Transfer (BOT), DP World akan membiayai, membangun, dan mengoperasikan pelabuhan selama 30 tahun penuh sebelum pengalihan pengelolaan kembali ke pihak lokal. Investasi ini mencakup pembentukan free trade zone serta pengembangan infrastruktur pendukung seperti hub logistik darat.
Kesepakatan ini adalah bagian dari upaya rekonstruksi Suriah pasca-perang, setelah pemerintah AS mencabut beberapa sanksi ekonomi sejak Juni 2025—langkah yang mendorong masuknya investasi asing dan dukungan ekonomi global.
Dampak pada Rantai Pasok Global dan Regional
Revitalisasi Pelabuhan Tartus akan memperkuat peran Suriah dalam peta perdagangan Mediterania, khususnya sebagai alternatif regional untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Pendekatan teknologi digital dan peningkatan efisiensi operasional diyakini akan mendukung kembalinya kepercayaan pelayaran internasional.
Bersama dengan kesepakatan sebelumnya antara pemerintah Suriah dan CMA CGM untuk mengembangkan Pelabuhan Latakia, kolaborasi ini menandai awal fase besar dalam restorasi infrastruktur maritim dan logistik negara yang selama ini terisolasi akibat konflik.
Ikuti terus perkembangan dan analisis seputar pelabuhan dan logistik global hanya di TEUSWORLD.com – Sumber Referensi Maritim Global.