marineinsight
Puerto Chacabuco, 14 Juli 2025 – Innovation & Technology | TEUSWORLD.COM
Dalam sebuah perkembangan yang menandai era baru pelayaran ramah lingkungan di Amerika Latin, SAAM Towage bersama Enap resmi memperkenalkan Trapananda, tugboat listrik pertama di benua tersebut. Kapal ini baru saja dinobatkan dalam sebuah acara di Pelabuhan Puerto Montt, yang dihadiri oleh pejabat pelabuhan dan tokoh industri maritim.
Trapananda memiliki panjang 25 meter, lebar 13 meter, dan tenaganya setara dengan bollard pull sebesar 70 ton. Ditenagai oleh dua azimuth thrusters listrik berkekuatan 2.100 kW serta baterai lithium-ion berkapasitas 3.616 kWh, tugboat ini dirancang untuk mengurangi hambatan air dan memaksimalkan efisiensi energi—dengan masa pakai baterai diperkirakan hingga 10 tahun menurut data teknis dari pabrikan asal Norwegia.
Menurut CEO SAAM, Macario Valdés, kehadiran Trapananda menandai titik balik bagi industri pelabuhan di kawasan ini:
“Kami bergerak dengan tegas menuju operasi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan… bukan sekadar membantu kapal, tetapi juga memobilisasi perubahan menuju logistik yang benar-benar berkelanjutan”
Lebih lanjut, menurut Ketua Enap, Gloria Maldonado, inisiatif ini mencerminkan kolaborasi publik-swasta yang mampu mempercepat transisi energi dan menjawab tantangan dekarbonisasi di sektor pelabuhan.
Trapananda kini hadir di Pelabuhan Chacabuco—salah satu terminal paling selatan di dunia—untuk membantu operasi sandar kapal dengan emisi nol langsung dan pengurangan kebisingan bawah air, yang berdampak positif pada ekosistem laut setempat. Tugboat ini dirancang oleh Robert Allan Ltd. dan dibangun di galangan Sanmar di Turki, serta telah menjalani serangkaian uji coba kelayakan laut sebelum tiba di Chile.
Trapananda bukan hanya simbol inovasi, tetapi juga langkah strategis dalam mewujudkan pelabuhan bebas emisi sebagai bagian dari visi ESG global. Menurut laporan, SAAM telah mengoperasikan dua tugboat listrik serupa di Kanada sejak 2024, dan Trapananda menjadi unit ketiganya. Ini menunjukkan konsistensi SAAM dalam mentransformasi armada mereka menuju solusi bertenaga listrik.
Lebih jauh, proyek ini menjadi contoh nyatanya bahwa teknologi bersih dapat diadopsi secara efektif oleh pelabuhan di kawasan terpencil sekalipun, membuka jalan bagi pelabuhan lain di Amerika Latin dan Asia Tenggara untuk mengikuti jejak yang sama.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM