marseille-port.fr
Le Havre, 22 Juli 2025 | Port News – TEUSWORLD.COM
Prancis menegaskan komitmennya terhadap dekarbonisasi sektor maritim dengan mulai mengadopsi teknologi hidrogen sebagai sumber energi baru untuk peralatan pelabuhan. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transisi energi pelabuhan-pelabuhan di Prancis, khususnya di pelabuhan utama seperti Le Havre dan Marseille.
Menurut laporan PortSEurope, otoritas pelabuhan Prancis menggandeng sejumlah mitra strategis dalam proyek pilot yang mengimplementasikan teknologi hidrogen untuk menggantikan mesin diesel pada peralatan seperti reach stacker, yard tractor, dan RTG (Rubber Tyred Gantry cranes). Program ini didukung penuh oleh pemerintah Prancis melalui pendanaan dari skema transisi energi nasional dan Uni Eropa.
Teknologi sel bahan bakar hidrogen dinilai mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan, sekaligus mempertahankan efisiensi operasional yang tinggi. Selain itu, penggunaan hidrogen juga memberikan keunggulan dalam hal waktu pengisian energi yang lebih cepat dibanding baterai konvensional, menjadikannya solusi ideal untuk operasional pelabuhan dengan intensitas tinggi.
Pemerintah Prancis menargetkan pelabuhan-pelabuhan besar di negara itu menjadi kawasan pelabuhan hijau sepenuhnya pada tahun 2030. Adopsi teknologi hidrogen merupakan bagian dari strategi lebih luas untuk menciptakan ekosistem logistik yang netral karbon dan ramah lingkungan.
Transformasi ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis energi terbarukan kini menjadi elemen utama dalam membangun daya saing pelabuhan global. Prancis, dengan pendekatan progresifnya, berpotensi menjadi panutan bagi negara-negara maritim lain, termasuk Indonesia, dalam pengembangan pelabuhan berkelanjutan.
Disusun oleh Redaksi TEUSWORLD.COM